418351
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
422
549
3787
174217
10366
20385
418351

Your IP: 54.156.85.167
2018-08-18 18:34

Piala Dunia 2018, Luka Modric Pemain Terbaik, Courtois Kiper Terbaik

 
Gelandang timnas Kroasia, Luka Modric, melakukan selebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti ke gawang Nigeria pada laga penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Kaliningrad Stadium, Sabtu (16/6/2018) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.
 
Kaliningrad Stadium, Sabtu (16/6/2018) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.
 

KOMPAS.com - Gelandang Kroasia, Luka Modric, terpilih menjadi pemain terbaik atau meraih penghargaan Bola Emas pada Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Adapun kiper Belgia, Thibaut Courtois, terpilih menjadi kiper terbaik.

Modric berhasil menyisihkan pemain Belgia, Eden Hazard, dan penyerang Perancis, Antoine Griezmann. Modric mempunyai andil besar dalam membawa timnas Kroasia melaju ke final untuk kali pertama sepanjang sejarah. 

Sebelumnya, pada partai final, Modric dkk harus mengakui keunggulan Perancis setelah kalah 2-4 dari Perancis di Stadion Luzhinki, Moskwa, Rusia, Minggu (15/7/2018).

Gol Perancis dicetak melalui bunuh diri Mario Mandzukic pada menit ke-18, penalti Antoine Griezmann (38'), Paul Pogba (59') dan Kylian Mbappe (65'). Sementara itu, Kroasia mencetak gol melalui Ivan Perisic (28') dan Mario Mandzukic (69').

 

Sumber : kompas.com

244.000 Siswa Lulus PPDB Jawa Barat 2018

Para orang tua tengah melakukan aksi protes PPDB yang dinialiainya carut marut, Aksi ketiga kalinya ini dengan harapan para siswa yang masuk mellaui jalur EKTM dapat masuk ke sekolah negeri.

 Para orang tua tengah melakukan aksi protes PPDB yang dinialiainya carut marut, Aksi ketiga kalinya ini dengan harapan para siswa yang masuk mellaui jalur EKTM dapat masuk ke sekolah negeri. (KOMPAS.com/AGIE PERMADI)

Dilansir dari Kompas.com Dari 157.000 pendaftar, sebanyak 123.000 lulusan SMP dinyatakan diterima di SMA dan SMK negeri dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2018 melalui jalur Nilai Hasil Ujian Nasional ( NHUN).  Sebelumnya di jalur Non NHUN, sebanyak 121.000 siswa yang diterima.

"Dengan demikian total siswa yang diterima untuk PPDB Jawa Barat 2018 sebanyak 244.000 orang," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/7/2018).

Hadadi menjelaskan, pengumuman jalur NHUN dilakukan lebih pagi dari pengumuman jalur Non NHUN. Hal itu disebabkan, dalam seleksi jalur NHUN tidak ada proses verifikasi seperti pada jalur Non NHUN.  “Untuk jalur NHUN, setelah data diinput langsung diseleksi. Sedangkan untuk jalur Non NHUN, ada proses verifikasi dan uji kompetensi,” kata Hadadi.

Pengumuman nama-nama siswa yang diterima pada PPDB jalur NHUN dilaksanakan pada 12 Juli 2018 melalui pengumuman di sekolah dan melalui laman resmi ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Pengumuman secara serentak dapat dilihat mulai pukul 10.00 WIB. “Pengumuman juga lebih pagi dari sebelumnya, baik di sekolah maupun di laman resmi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PPDB Jabar 2018, Firman Adam mengatakan, siswa yang diterima dapat melakukan daftar ulang pada tanggal 13 dan 14 Juli atau setelah pengumuman dikeluarkan. Ia juga menyebut, untuk jalur NHUN juga diterapkan zonasi sebagai salah satu komponen skor.

Pertimbangan pemilihan sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal karena seleksi penerimaan untuk SMA pada jalur NHUN tetap memperhitungkan jarak antara sekolah dan rumah tinggal. 

"Pembobotan skor terdiri dari 70 persen nilai Ujian Nasional (UN) dan 30 persen jarak rumah tinggal dengan sekolah tujuan. Sedangkan untuk jenjang SMK tidak mempertimbangkan jarak, tetapi dengan memilih kompetensi keahlian yang diminati," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "244.000 Siswa Lulus PPDB Jawa Barat 2018", https://regional.kompas.com/read/2018/07/14/11340141/244000-siswa-lulus-ppdb-jawa-barat-2018
Penulis : Kontributor Bandung, Agie Permadi
Editor : Farid Assifa

Kalahkan Sprinter AS, Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia U20

Sprinter Indonesia, lalu Muhammad Zohri (kiri) di final 100 meter kejuaraan Dunia U20 IAAF

Sprinter Indonesia, lalu Muhammad Zohri (kiri) di final 100 meter kejuaraan Dunia U20 IAAF(IAAF)

Dilansir dari Kompas.com  Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri membuat prestasi sensasional sebagai pelari tercepat di nomor 100 meter pada  kejuaraan Dunia U20 IAAF, di Tampere, Finlandia, Rabu (11/07/2018).

Ini merupakan catatan prestasi tersendiri buat atletik Indonesia. Prestasi terbaik sebelumnya terjadi 32 tahun lalu, pada nomor penyisihan 100 meter atas nama Indra Nugraha dengan catatan waktu 10.77 detik. Berlomba di bawah cuaca Tampere yang berangin, Zohri yang baru berusia 18 tahun meraih medali emas dengan catatan waktu 10.18 detik.

Ia mengungguli para favorit juara seperti duo Amerika, Anthony Schwartz  (10.22) dan Eric Harrison (10.22) serta sprinter Afrika Selatan Thembo Monareng (10,23). Atlet Inggris, Dominic Ashwell mencatat waktu 10.25 detik.

 

Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (tengah) bersama dua atlet AS, Anthony Schwartz  dan Eric Harrison

 

Sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (tengah) bersama dua atlet AS, Anthony Schwartz dan Eric Harrison Unggulan lainnya,

Henrik Larsson dari Swedia  yang menorehkan waktu 10.22 detik di semi final, terseok di urutan 6 dengan catatan waktu 10.28 detik. Zohri turun di nomor final dengan predikat juara Asia U20, Juni lalu dengan catatanw aktu terbaik 10.27 detik yang dipertajam di Jakrta menjadi 10.25.

Namun di semi final, Zohri mampu menorehkan waktu 10.24 detik, hanya 0.05 detik di belakang atlet AS, Anthony Schwartz. Namun di final, Zohri mampu melejit dan mengatasi dua pesaing utamnya asal AS tersebut. "Saya akan merayakannya malam ini," kata Zohri.

"Saya sangat senang dengan catatan waktu terbaik saya dan rekornas junior ini.  Sekarang saya akan bersiap untuk Asian Games bulan depan. Ini merupakan saat terbaik dalam karir atletik saya," kata Zohri. Atlet AS, Anthony Schwartz dan Eric Harrison mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil ini.

"Beberapa meter terakhir sangat ketat," kata Harrison yang meraih medali perunggu. "Namun saya senang dapat mencatat waktu terbaik saya," katanya lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kalahkan Sprinter AS, Lalu Muhammad Zohri Juara Dunia U20", https://olahraga.kompas.com/read/2018/07/12/10152368/kalahkan-sprinter-as-lalu-muhammad-zohri-juara-dunia-u20.. 
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko

Go to top