418369
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
440
549
3805
174217
10384
20385
418369

Your IP: 54.156.85.167
2018-08-18 18:35

Lima Transfer Termahal di Liga Italia: Didominasi Juventus, CR7 Langsung Jadi Nomor Satu

Lima Transfer Termahal di Liga Italia: Didominasi Juventus, CR7 Langsung Jadi Nomor Satu
Pemain Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo membiarkan sedikit jenggot berada di dagunya saat tampil di perhelatan Piala Dunia 2018. 

TRIBUNNEWS.COM - Cristiano Ronaldo dikabarkan setuju bergabung dengan Juventus setelah dilepas Real Madrid pada Selasa (10/7/2018).

Menurut berita yang dirangkum dari berbagai media Italia, dilansirBolaSport.comJuventus setuju merekrut Cristiano Ronaldo seharga 105 juta euro.

Jumlah ekuivalen dengan Rp 1,76 triliun itu langsung memecahkan rekor transfer pembelian pemain termahal di Liga Italia. Sebagai komparasi, nilai transfer Ronaldo setara dengan uang yang diperoleh Juve ketika melego Paul Pogba ke Manchester United pada 2016. Saat itu, Pogba tercatat sebagai pemain termahal di dunia. Kalau nilai tersebut terkonfirmasi, Ronaldo sahih menyandang predikat pembelian termahal dalam sejarah Serie A.

Berikut lima transfer termahal yang dikeluarkan klub lapis teratas Liga Italia, seperti dirangkum ari Transfermarkt.

1. Cristiano Ronaldo (dari Real Madrid ke Juventus)

Tak lama setelah situs resmi Real Madrid mengonfirmasi perpisahan dengan Cristiano Ronaldo, terpampang data transfer kapten timnas Portugal itu ke Juventus di situs Transfermarkt. Harga yang dicantumkan adalah 105 juta euro. Uang yang dikeluarkan Juventus itu membuat CR7 tercatat dalam buku rekor transfer pemain masuk termahal di Italia.

2. Gonzalo Higuain (Napoli ke Juventus)

Sebelum rekor dipecahkan Ronaldo, status pemain termahal diSerie A menjadi milik personel lain Juventus, Gonzalo Higuain. Sesama eks pemain Real Madrid, Higuain dicomot Juve dari rival lokal, Napoli, pada 2016. Harga transfer bomber Argentina tersebut mencapai 90 juta euro.

3. Hernan Crespo (Parma ke Lazio)

Lazio menggelontorkan dana total senilai 56,81 juta euro saat membajak Hernan Crespo dari Parma pada 2000. Angka transfer ini juga menjadikan Crespo pemain termahal di dunia kala itu. Hanya, rekor tersebut cuma bertahan dua minggu sebelum dipecahkan oleh pembelian Luis Figo yang dilakoni Real Madriddari Barcelona.

4. Gianluigi Buffon (Parma ke Juventus)

Lagi-lagi Juventus mewakilkan nama dalam daftar rekor pembelian pemain termahal di Liga Italia. Bujet 52,88 juta euro dianggarkan Juve saat memboyong kiperGianluigi Buffon dari Parma. Transaksi tersebut dilakukan pada 2001, tetapi rekor Buffon sebagai kiper termahal di dunia awet hingga belum terpecahkan saat ini.

5. Gaizka Mendieta (Valencia ke Lazio)

Pada masa kejayaannya, Gaizka Mendieta merupakan salah satu komoditas transfer terpanas di Eropa. Lazio pun rela mengucurkan uang 48 juta euro guna menariknya ke Italia pada 2001. Hanya, pria Spanyol itu banyak dikategorikan flop alias gagal setelah cuma tampil setahun di Lazio.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lima Transfer Termahal di Liga Italia: Didominasi Juventus, CR7 Langsung Jadi Nomor Satu, http://www.tribunnews.com/superskor/2018/07/11/lima-transfer-termahal-di-liga-italia-didominasi-juventus-cr7-langsung-jadi-nomor-satu?page=all.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom

Indonesia Open 2018 - Kalah dari Tontowi/Liliyana, Pasangan China Tambah Torehan Buruk

 
Bulu Tangkis
Pasangan ganda campuran nasional, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mengembalikan kok ke arah Zhang Nan/Li Xuanxuan (China) pada babak perempat final Indonesia Masters 2018 yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Dilansir dari Bolasport.com Pasangan bulu tangkis ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil melaju ke partai semifinal lantaran sukses mengentikan perlawanan wakil China, Zhang Nan/Li Yinhui.

Dalam pertandingan yang digelar di Istora Senayan, Jakarta itu, duet Tontowi/Liliyana menang straight game dengan skor 21-17, 21-14 atas Zhang/Li.

Seperti yang diberitakan BolaSport.com sebelumnya, Li Yinhui yang kalah melawan ganda putra Indonesia mengaku kehilangan fokus saat Owi/Butet (sapaan Tontowi/Liliyana) berhasil menyusul dari 9-12 ke 12-12.

"Saat tersusul itu kami memang merasa sudah kehilangan fokus," kata Li yang dilansir BolaSport.com dari Badmintonindonesia.org.

Namun demikian, ada fakta menarik tentang kalahnya Zhang/Li atas Tontowi/Liliyana di Bilibli Indonesia Open 2018. Ternyata kekalahan ini menambah catatan buruk Zhang/Li melawan Tontowi/Liliyana. Bagaimana tidak, Zhang/Li yang sudah bertemu Tontowi/Liliyana sudah kalah lima kali dari total lima pertemuan.

Dengan kata lain, wakil China tersebut tidak pernah merasakan satu kemenangan pun ketika berhadapan dengan pasangan ganda campuran juara Olimpiade Rio 2016 itu.

Tampil dihadapan pendukung Tontowi/Liliyana ternyata tidak mudah bagi wakil China tersebut untuk mencatatkan kemenangan perdananya. Meski demikian, Tontowi/Liliyana tak boleh jemawa dulu.

Jika pasangan China itu sudah terbiasa dengan permainan ala Tontowi/Liliyana, maka bukan tak mungkin jika nanti mereka bisa mempelajari trik untuk menghentikan pergerakan pemain andalan Indonesia tersebut.

sumber : bolasport.com

 

Sisihkan Brasil, Belgia Tantang Perancis di Semifinal Piala Dunia 2018

Neymar tampak kecewa seusai gagal memanfaatkan peluang dalam laga Brasil vs Belgia pada babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, 6 Juli 2018.

 
Neymar tampak kecewa seusai gagal memanfaatkan peluang dalam laga Brasil vs Belgia pada babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, 6 Juli 2018.

Dilansir dari Kompas.com Timnas Belgia menang 2-1 atas timnas Brasil pada pertandingan babak 8 besar atau perempat final Piala Dunia 2018 yang digelar di Kazan Arena, Jumat (6/7/2018) atau Sabtu dini hari WIB. 
Belgia unggul pada babak pertama melalui gol bunuh diri Fernandinho pada menit ke-13 dan Kevin De Bruyne (32'). Brasil memperkecil kedudukan lewat sundulan Renato Agusto (76'). Brasil tersisih dan Belgia melangkah ke semifinal Piala Dunia 2018. Mereka akan menantang Perancis pada Rabu, 10 Juli 2018. 

Pada awal laga, kedua tim sudah mulai saling serang. Brasil sempat mendapatkan peluang emas pada menuit ke-8, namun bola hasil sepak pojok Neymar yang diteruskan Thiago Silva masih membentur tiang gawang.

Belgia membuka keunggulan pada menit ke-13. Bermulai dari tendangan pojok Nacer Chadli, bola terkena siku dari pemain Brasil, Fernandiho, sehingga kiper Alisson Becker salah mengantisipasi arah bola. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Belgia melalui gol bunuh diri Fernandiho.

Belgia kembali menambah keunggulan pada menit ke-32. Romelu Lukaku melakukan solo run dari tengah lapangan lalu mengumpan bola kepada Kevin de Bruyne yang tidak terkawal. De Bruyne melepas tendangan keras ke arah gawang dan Alisson Becker gagal menepis tendangan tersebut. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Brasil terus menerus menyerang ke dalam pertahanan Belgia. Beberapa kali Brasil mendapatkan kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan namun belum bisa mencetak gol karena rapatnya pertahanan Belgia.

Hingga babak ke-76, pemain pengganti, Renato Augusto memecah kebuntuan Brasil. Berawal dari umpan Philippe Coutinho, bola disundul dengan baik oleh Renato Augusto. Skor berubah menjadi 2-1. Pada sisa laga, Brasil terus menekan pertahanan Belgia tetapi gagal membuahkan gol penyeimbang. 

Brasil 1 - 2 Belgia (Renato Augusto 76'; Fernandinho-gol bunuh diri 13', Kevin De Bruyne 31')

Brasil (4-2-3-1): 1-Alisson Becker; 12-Marcelo Vieira, 3-Joao Miranda, 2-Thiago Silva, 22-Fagner; 15-Paulinho (8-Renato Augusto 73'), 17-Fernandinho, 19-Willian (20-Roberto Firmino 46'); 11-Philippe Coutinho, 10-Neymar; 9-Gabriel Jesus (7-Douglas Costa 58') .

Pelatih: Tite.

Belgia (3-4-3): 1-Thibaut Courtois; 2-Toby Alderweireld, 4-Vincent Kompany, 5-Jan Vertonghen; 15-Thomas Meunier, 8-Marouane Fellaini, 6-Axel Witsel, 22-Nacer Chadli (3-Thomas Vermaelen 83'); 10-Eden Hazard, 7-Kevin De Bruyne, 9-Romelu Lukaku (17-Youri Tielemans 87').

Pelatih: Roberto Martinez.

Wasit: Milorad Mazic (Serbia)

 

Sumber : Kompas.com

Go to top