418372
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
443
549
3808
174217
10387
20385
418372

Your IP: 54.156.85.167
2018-08-18 18:35

Jerman Tersisih, Kutukan Juara Bertahan Piala Dunia Berlanjut

Mesut Oezil dan Marco Reus tampak kecewa seusai peluang Jerman gagal menjebol gawang Korea Selatan pada pertandingan di Kazan Arena, 27 Juni 2018.
 
Mesut Oezil dan Marco Reus tampak kecewa seusai peluang Jerman gagal menjebol gawang Korea Selatan pada pertandingan di Kazan Arena, 27 Juni 2018.

 

Dilansir dari Kompas.com Timnas Jerman selaku juara bertahan Piala Dunia gagal lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Kegagalan juara bertahan lolos ini mengikuti jejak Italia dan Spanyol, juara pada dua edisi terakhir Piala Dunia. Italia yang menjadi juara pada Piala Dunia 2006, finis di posisi paling buncit grup karena cuma seri dua kali dan sekali kalah pada 2010.

Empat tahun berselang, giliran Spanyol bernasib nahas. Kalah dua kali beruntun dari Belanda dan Cile membuat kemenangan atas Australia pada laga pamungkas sia-sia. Spanyol finis di posisi ketiga Grup B Piala Dunia 2010. Namun, nasib lebih nahas dialami Jerman pada 2018.

Jerman yang digadang-gadang bisa menjadi juara dua kali beruntun, harus tersisih sejak dini. Apesnya lagi bagi Jerman, mereka terpaku di posisi juru kunci, sama seperti Italia pada 2010. Secara dramatis, Jerman kalah 0-2 dari Korea Selatan pada laga terakhir Grup F di Kazan Arena, Rabu (27/6/2018).

Kemenangan itu tambah dramatis karena dua gol Korea Selatan tercipta pada masa tambahan. Pada menit ke-4 Kim Young-gwon mencetak gol pertama. Gol itu juga disahkan wasit Mark Geiger seusai melihat tayangan Video Alat Bantu Wasit (VAR).

Tertinggal satu gol, Jerman mencoba bermain ofensif bahkan Manuel Neuer ikut maju membantu serangan. Hasilnya, gawang Jerman bobol tiga menit berselang oleh Son Heung-min. Kekalahan 0-2 ini membuat Jerman berada di posisi juru kunci Grup F. Mereka kalah selisih gol dari Korea Selatan.

Pemuncak grup ini adalah Swedia yang menang 3-0 atas Meksiko. Dengan enam poin, Swedia unggul selisih gol atas Meksiko. Bagi Jerman, ini adalah kali kedua gagal melangkah dari babak pertama. Pada 1938, ketika masih menggunakan sistem gugur langsung, Jerman juga tersisih pada babak pertama. 

Sumber : Kompas.com

Tim Pemenangan Pasangan Rindu Bakal Kawal Proses Penghitungan Suara oleh KPU

tribunjabar/gani kurniawan
 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

Dilansir dari Tribun Jabar Tim Pemenangan pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum) akan mengawal proses penghitungan resmi Pilgub Jabar yang akan dilakukan KPU.

Ketua Tim Pemenangan, Saan Mustofa, mengatakan bahwa ia akan menyiapkan berkas yang diperlukan sebagai bukti pendukung penghitungan data yang valid.

“Kami akan menyiapkan semua data termasuk formulir C1 dari setiap TPS untuk persiapan dari tim dan rapat pleno di KPU,” ujarnya ketika ditemui di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/6/2018).

Ia mengatakan, Tim Pemenangan Rindu akan mengamati proses penghitungan dan memastikan hasil tidak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei.

“Saya optimis biasanya hasil quivk count tidak jauh berbeda ddari real count KPU,” kata Saan.

Jika hasil resmi sudah diumumkan KPU, Saan Mustofa berharap Ridwan Kami memenuhi janji kampanyenya. Semua yang pernah diwacanakan masuk dalam program kerja dan dieksekusi secara baik.

“Kami berharap ketika Ridwan Kamil menjadi gubernur, apa yang disampaikan saat kampanye, dijalankan secara konsisten agar masyarakat Jabar lebih baik, menjadi juara lahir dan batin,” ujarnya.

Sedangkan mengenai kampanye hitam yang dilakukan beberapa oknum kepada pasangan Rindu, Saan enggan menanggapi banyak. Ia menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada Bawaslu dan kepolisian. Sebelumnya, diberitakan Ridwan Kamil memenangkan Pilgub Jabar versi penghitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Berdasarkan penghitungan yang dilakukan Litbang Kompas, Ridwan Kamil memenangkan perolehan suara sebesar 32,54%. Para pesaingnya menempel ketat di bawah pasangan Rindu dengan perbedaan tipis. Pasangan Asyik menempati urutan kedua dengan perolehan 29,53%, pasangan Deddy-Dedi di urutan ketiga dengan peroleha 25,72%, dan Hasanah di posisi terakhir dengan perolehan 12,2%.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Tim Pemenangan Pasangan Rindu Bakal Kawal Proses Penghitungan Suara oleh KPU, http://jabar.tribunnews.com/2018/06/28/tim-pemenangan-rindu-bakal-kawal-proses-penghitungan-suara-oleh-kpu.
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Fauzie Pradita Abbas

Pilkada Serentak Digelar Besok, Pelayanan SIM di Polrestabes Bandung Tak Beroperasi

Pilkada Serentak Digelar Besok, Pelayanan SIM di Polrestabes Bandung Tak Beroperasi
Layanan SIM Keliling Polrestabes Bandung 
 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

Dilansir dari Tribun Jabar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak akan berlangsung, Rabu (27/6/2018) di beberapa wilayah di Indonesia.

Sehubungan dengan adanya pesta demokrasi tersebut, maka pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polrestabes Bandung juga tidak beroperasi.

"Besok hari libur Nasional, hari pencoblosan. Pelayanan SIM, perpanjangan maupun penerbitan baru, tidak beroperasi. Akan kembali dibuka tanggal 28 Juni 2018," kata Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza P melalui Kanit Regident Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Atik Suswanti kepada Tribun Jabar, Selasa (26/6/2018).

Atik mengimbau kepada masyarakat, segera memperpanjang SIM sebelum masa berlakunya habis.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pilkada Serentak Digelar Besok, Pelayanan SIM di Polrestabes Bandung Tak Beroperasi, http://jabar.tribunnews.com/2018/06/26/pilkada-serentak-digelar-besok-pelayanan-sim-di-polrestabes-bandung-tak-beroperasi.
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Fauzie Pradita Abbas

Go to top